Cara Memproteksi Folder Komputer

Cara Melindungi Folder Agar Tidak Bisa DibukaBanyak orang yang bertanya bagaimana cara melindungi/memproteksi/mengunci folder dengan password? Dalam penjelasan di forum situs resmi Microsoft yaitu MSDN Forum, dijelaskan bahwa folder pada windows itu tidak dapat dipassword, kecuali jika dijadikan file archive. Namun proteksi dasar masih dapat dilakukan agar folder penting pada komputer kita tetap aman dari jangkauan orang yang tidak bertanggung jawab terutama anak-anak.

Artikel Lain: Mempercantik Tampilan Tulisan Pada Phostoshop

Pada tutorial kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara melindungi folder anda secara basic (dasar). Proses proteksi ini menggunakan aplikasi sederhana yaitu iNaVB Folder Protector. Bagi anda pengguna windows 7, tidak akan ada masalah saat menginstall aplikasi ini, namun jika anda menggunakan windows 8, dan diatasnya maka anda wajib untuk menginstall .Net Framework 3.5 Full, hal ini juga anda dapat lakukan secara online, dan offline asal anda mempunyai CD Installer windowsnya, silakan baca artikelnya disini.

Untuk memproteksi folder menggunakan iNaVB Folder Protector silakan ikuti langkah-langkah dibawah ini:

1. Download aplikasi iNaVB Folder Protector terlebih dahulu. Setelah selesai kemudian langsung saja anda klik dua kali untuk menginstall, bagi yang menggunakan windows 8 dan diatasnya, install juga .Net Framework 3.5 terlebih dahulu, aplikasi ini kedepannya akan diupdate jadi akan langsung bisa dipakai pada windows 8 dan diatasnya tanpa harus menginstall .Net Framework terlebih dulu, tunggu saja tanggal rilisnya untuk itu anda dapat berlangganan artikel dahulu.

2. Setelah selesai di install kemudian jalan aplikasi iNaVB Folder Protector. Tekan enter ataupun klik button “Enter” pada aplikasi, secara default memang passwordnya masih kosong. Namun nanti bisa dirubah.

3. Tunggu sebentar proses loadingnya hingga selesai.

4. Setelah terbuka, klik button “Lock”, akan muncul Popup “Browse Folder” setelah itu cari folder yang ingin diproteksi, saya ingatkan jangan coba-coba me lock desktop, ingat resiko anda tangggung sendiri.

5. Setelah folder yang ingin di proteksi ketemu, klik folder tersebut lalu klik “Ok”, selesai folder anda telah berhasil diproteksi, sekarang folder anda sudah tidak bisa dibuka dengan cara normal lagi.

6. Untuk menghilangkan proteksi anda cukup menekan button “Unlock” pada aplikasi, lalu pilih folder yang telah anda lock tadi, dan klik “Ok”, selesai kali ini folder dapat anda buka kembali dengan normal, silakan di refresh jika hasilnya belum nampak.

7. Agar aplikasi ini aman dan hanya anda yang bisa menggunakan, maka sebaiknya anda mengganti password yang kosong tadi dengan cara, setelah anda masuk aplikasi, Klik Kanan >> Set Password >> Enter, isikanlah password sesuai keinginan anda, maka setiap aplikasi ini akan digunakan anda akan dimintai password tersebut, jadi selalu ingat passwordnya.

Seperti itulah cara sederhana bagaimana memproteksi folder menggunakan iNaVB Folder Protector. Tutorial ini sudah saya sediakan juga dalam bentuk video yang sangat jelas, sehingga anda dapat melihat prosesnya secara detail. Jika ada pertanyaan silakan berkomentar, dan satu lagi aplikasi ini akan segera diupdate agar mempunyai perlindungan ganda terhadap folder yang diproteksi, tetap bersama kami dan anda dapat berlangganan artikel untuk update-update gratis melalui email anda, silakan berlangganan di kotak langganan dan konfirmasikan melalui email, selanjutnya setiap ada artikel baru maka otomastis akan dikirim ke email anda.

Lihat Video
Download Ebook

 

Tags:

4 Comments

  1. Teknosional

    Saya pake intel gan… Tapi kok gak nemu menu virtualization? Di system information, infonya hanya sampai di page file. Kemudian di biosnya gak ada pula menu untuk meng-on/off-kan Virtualization… Apakah berarti laptop saya tidak support VTx/VTd gan??

    Reply
    • sonisitez Post author

      Punya “tekno” core berapa?
      Untuk VTx/VTd memang minimal harus corei3, belum tentu ga support gan, punya saya AMD A8 dulu tidak ada menu Virtualisasinya, namun saya coba ke halaman resmi driver lenovo dan saya download bios terbaru versi laptop saya akhirnya menu Virtualisasinya mau muncul gan. Tapi cek support tidaknya pakai aplikasi diatas.

      Jadi solusinya:

      1. Pastikan laptop agan lebih dari 4 inti core & support virtualisasi dengan aplikasi diatas atau dengan kata lain minimal core i3 (punya 6 core inti).

      2. Jika menu memang tidak ada silakan agan update bios, cari driver di halaman web resmi merk laptop agan.

      Semoga membantu 🙂

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *