Perintah Linux Untuk Webmaster

Perintah Linux Untuk Webmaster

Posted on

Perintah Linux Untuk WebmasterKali ini saya akan membagikan tutorial tentang perintah-perintah pada linux yang sering digunakan oleh para webmaster untuk membangun sebuah website atau blog. Kapankah perintah-perintah linux ini dibutuhkan para webmaster? Ya, pertanyaan bagus. Perintah-perintah linux ini dibutuhkan saat para webmaster menggunakan server bersistem operasi linux dan tidak mempunyai paket aplikasi yang dapat mengupload, mengedit dan mengatur segala keperluan untuk membuat web, misalnya Cpanel, Webmin dan lain sebagainya.

Artikel Lain: Mempersingkat Link Website

Dapat disimpulkan bahwa server yang digunakan webmaster adalah berupa VPS dan sejenisnya. Ada kecenderungan sebagian webmaster lebih suka mengelola website dan blog di server mereka melalui terminal linux. Untuk itulah perintah-perintah ini mungkin akan membantu Anda yang lebih suka mengatur dan memanajemen website Anda melalui terminal linux.

1. apt-get install apache2 php5 phpmyadmin
Perintah “apt-get install” digunakan untuk menginstall sebuah paket dalam linux. Dalam kasus diatas yang di install adalah apache2, php5 dan phpmyadmin. Perintah “apt-get install” ini dapat dilakukan diberbagai distro linux, seperti debian, ubuntu dan yang lainnya.

2. nano .htaccess / vi .htaccess / vim .htaccess
Perintah “nano, vi, vim” digunakan untuk mengedit dokumen teks atau script yang ada pada linux. Dalam contoh diatas file .htaccess yang akan di edit. Jika Anda tidak dapat menggunakan perintah diatas Anda mungkin dapat menginstall paketnya dan menggunakannya contoh: “apt-get install nano”.

3. apt-get –purge remove lighttpd
Perintah “apt-get –purge remove” adalah kebalikan dari perintah “apt-get install”. Perintah ini digunakan untuk menghapus paket yang sudah terinstall pada linux secara keseluruhan. Dalam kasus diatas “lighthttpd” yang akan di uninstall atau dihapus paketnya.

4. rsync -a wordpress/* soni/
Perintah “rsync -a” digunakan untuk mereplace dokumen atau file lama dengan dokumen atau file yang baru. Contoh pada kasus diatas adalah mereplace semua dokumen atau file yang ada pada folder “soni” dan menggantinya dengan semua dokumen atau file yang ada pada folder “wordpress”.

5. mv soni.zip inavb/
Perintah “mv” dapat digunakan untuk memindah maupun mengcopy file atau dokumen ke dalam sebuah folder yang Kita tentukan. Contoh diatas adalah memindahkan file “soni.zip” kedalam folder “inavb”.

6. cp .htaccess backup.htaccess
Perintah “cp” dikhususkan untuk mengcopy sebuah file atau dokumen. Hal ini sering dilakukan jika Kita akan membackup file atau dokumen Kita sebelum mengeditnya. Dalam kasus diatas Kita mengcopy file “.htaccess” menjadi “backup.htaccess”.

7. zip -r inavb soni
Perintah “zip -r” ini digunakan untuk mengcompress dokumen, file ataupun folder kedalam bentuk .zip. Hal ini juga sering dilakukan untuk membuat backup dari file yang Kita miliki. Dalam kasus diatas folder “soni” dan semua file didalamnya akan di copy dan di jadikan “inavb.zip”.

8. service apache2 restart
Perintah “restart” digunakan untuk merestart ulang suatu service. Hal ini sering digunakan untuk mengaktifkan konfigurasi baru yang telah dilakukan. Contoh dalam kasus diatas adalah merestart service dari apache.

9. wget http://www.inavb.com/soni.zip
Perintah “wget” digunakan untuk mengunduh file yang ada di internet. Contoh dalam kasus diatas Kita mengunduh file yang bernama “soni.zip”.

10. unzip soni.zip
Perintah “unzip” adalah kebalikan dari perintah “zip”. Perintah “unzip” digunakan untuk mengekstrak dokumen yang berupa file compress .zip. Dalam contoh diatas Kita akan mengekstrak file “soni.zip”.

11. stat -c %a inavb
Perintah “stat -c %a” digunakan untuk melihat hak akses suatu file atau folder dalam bentuk ASCII. Hal ini sangat penting bagi webmaster. Dalam kasus diatas Kita akan melihat hak akses dari folder “inavb”.

12. chmod -R 777 .htaccess
Jika perintah “stat -c %a” digunakan untuk melihat hak akses maka perintah “chmod” digunakan untuk memberikan hak akses kedalam file maupun folder. Contoh pada kasus diatas Kita akan memberikan hak akses 777 ke file .htaccess, tetapi jangan dilakukan ke website Kita, berbahaya ^_^.

13. a2ensite web
Perintah “a2ensite” digunakan untuk mengaktifkan konfigurasi virtualhost yang telah kita buat didalam apache. Hal ini sering dilakukan untuk mengaktifkan virtualhost baru yang telah dibuat. Contoh diatas adalah mengatifkan virtualhost “web”.

14. a2dissite default
Jika perintah “a2ensite” digunakan untuk mengaktifkan konfigurasi virtualhost baru yang telah Kita buat, maka perintah “a2dissite” digunakan untuk menonaktifkan konfigurasi virtualhost yang telah Kita miliki. Dalam kasus diatas Kita akan menonaktifkan virtualhost “default”.

15. a2enmod rewrite
Perintah “a2enmod” digunakan untuk mengaktifkan sebuah module yang ada pada linux. Pengalaman Saya menunjukkan bahwa saat membuat blog wordpress saya harus mengaktifkan module “rewrite” agar dapat mengcustom permalink wordpress. Dalam kasus diatas Kita akan mengaktifkan module “rewrite” tersebut.

16. a2dismod security
Perintah “a2dismod” adalah kebalikan dari perintah “a2enmod”. Perintah ini digunakan untuk menonaktifkan sebuah module yang ada pada linux atau lebih tepatnya pada apache. Dalam kasus diatas Kita akan menonaktifkan “mod-security” pada apache Kita.

17. mkdir web
Perintah “mkdir” digunakan untuk membuat sebuah folder ataupun direktori pada linux. Dalam contoh diatas Kita akan membuat folder dengan nama “web”.

18. rm -rf soni
Perintah “rm -rf” digunakan untuk menghapus sebuah file atau folder. Untuk folder yang ada isinya maka perlu menggunakan “-rf”, namun jika folder kosong Anda cukup menggunakan “rm”. Dalam contoh diatas Kita akan menghapus folder “soni.

19. touch soni.txt
Perintah “touch” digunakan untuk membuat sebuah file. Hal ini sangat sering dilakukan webmaster jika ingin membuat file .php,.html dan lain sebagainya. Mode penulisannya harus ditulis lengkap dengan ekstensi file, seperti contoh diatas Kita akan membuat file yang bernama “soni.txt”.

20. ls soni/
Perintah “ls” digunakan untuk melihat semua file yang ada pada suatu folder atau direktori pada linux. Perintah ini mutlak harus diketahui oleh webmaster. Dalam contoh diatas Kita akan melihat isi dari folder “soni”.

21. wget –no-check-certificate https://wordpress.org/latest.zip
Perintah “wget –no-check-certificate” digunakan untuk mendownload sebuah paket atau data yang mengalami kesalahan error sertifikat SSL (Secure Socket Layer) saat mendownload data atau paket tersebut melalui terminal linux. Ini sering Saya alami saat mendownload WordPress, jadi untuk mendownload melalui terminal jika bermasalah menggunakan “wget” biasa, gunakanlah “wget –no-check-certificate”.

Itulah sebagian besar perintah linux yang sering digunakan oleh para webmaster untuk membuat sebuah website dan blog menggunakan server yang berbasis linux. Artikel ini sudah Saya jadikan ebook yang dapat Anda download dan akan Saya update berkelanjutan untuk menambahkan lagi perintah-perintah yang sering digunakan oleh webmaster lainnya. Jika ada yang belum jelas bertanyalah melalui komentar yang telah disediakan.

Lihat Video
Download Ebook

 

Tags:

contoh penggunaan a2ensite

22 thoughts on “Perintah Linux Untuk Webmaster

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *